20111106

Taman Renungan Bung Karno

(Koordinat: 8 50.634'S, 121 38.640' E)
Taman Renungan Bung Karno
Seperti halnya wilayah-wilayah lain di NTT, Kabupaten Ende memiliki sejarah yang panjang sehingga menjadikan daerah tersebut memiliki masyarakat yang majemuk. Meskipun berbeda-beda suku dan agama, namun masyarakat Ende bisa hidup harmonis. Boleh jadi ini lah yang menginspirasi Bung Karno untuk membuat konsep dasar negara ini dengan Bhineka Tunggal Ika.





Di bawah pohon sukun
Saat Bung Karno dibuang ke Ende oleh Belanda 14 Januari 1934 hingga 18 Oktober 1938, beliau sering berjalan dari rumah pengasingan menuju ke sebuah lokasi dekat pelabuhan Ende. Jarak rumah pengasingan dengan lokasi tersebut tidak terlalu jauh, yaitu sekitar 15 menit berjalan kaki. Di lokasi tersebut Bung Karno sering duduk merenung di bawah pohon sukun. Hingga suatu ketika terbersitlah sebuah gagasan dasar negara yang sudah akrab ditelinga kita dengan sebutan Pancasila itu. Saat ini, jika kita melihat di bawah patung Bung Karno tersebut tertulis, "Di kota ini kutemukan lima butir mutiara, di bawah pohon sukun ini pula kurenungkan nilai-nilai luhur Pancasila".   







Tugu Peresmian Taman Renungan Bung Karno
Ideologi Pancasila telah mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yang sangat majemuk. Pancasila juga menjadi semangat dan cita-cita bangsa Indonesia untuk bertekad mewujudkan masyarakat adil makmur sejahtera dalam kesatuan NKRI. Agar selalu menghayati hal tersebut, gagasan yang telah menjadi pondasi negara ini harus lah selalu dikenang sejarah penciptaannya. Untuk itu, monumen ini  dibangun oleh Nyonya Kepala Daerah Flores, Don J. Th. X. Da Silva dan diresmikan pada HUT RI ke 5 th 1950. 







(HDI-jelajahntt.com)


Mari berbagi informasi, silahkan memberi komentar dibawah ini. Jika ada kekeliruan pada tulisan diatas akan kami koreksi.
Bagi Anda yang mengetahui potensi Wisata NTT dan bisa meliputnya, bisa mengirimkan email ke: admin@jelajahntt.com

Tidak ada komentar:

Ayo berbagi informasi tentang traveling NTT, silahkan kunjungi Jelajah NTT di Facebook

Posting Komentar