20111125

Kehidupan Komodo

Komodo dengan leher besar dan berotot
Komodo termasuk binatang purba yang telah hidup ratusan ribu tahun di muka bumi ini. Karena telah mengalami berbagai jaman, komodo  diramalkan akan sulit mengalami punah dengan adanya perubahan iklim. Yang dikhawatirkan bisa menjadi penyebab kepunahan komodo adalah ulah manusia misalnya pencurian kayu dan binatang-binatang yang menjadi makanannya. Kebakaran hutan juga bisa mengancam kelestarian komodo.



Komdo berusia  25 - 30 tahun
Secara kasat mata, komodo tampak seperti binatang yang sangat malas.  Jarang sekali membuat gerakan, bahkan seperti tidak punya tenaga ketika bermalas-malasan.  Hal ini lah yang sering mengecoh calon mangsanya yang mengira tidak begitu berbahaya. Kebiasaan komodo yaitu berpura-pura tidur dekat genangan air. Ketika ada rusa atau babi hutan yang minum di genangan air tersebut, saat itu lah komodo beraksi. Dengan kecepatan lari 18 Km/jam dan dengan kekuatan ekornya, komodo memukul roboh mangsanya.

Komodo berusia sekitar 1 tahun
Ketika korban tidak berdaya, dengan gigi-gigi pada rahangnya yang kuat, komodo mencabik-cabik daging si korban dan menelannya. Dengan lehernya yang besar, memangsa seekor babi hutan cukup hanya dalam hitungan menit karena komodo dengan mudah menelannya saja. Perut seekor komodo yang berumur lebih dari 25 tahun, mampu menampung daging seberat 30 Kg. Dengan kondisi perut yang penuh, komodo bisa tahan untuk tidak berburu lagi hingga 1 bulan lebih.

Berat komodo betina dewasa yang berumur 25 tahun lebih yaitu sekitar 65 – 70Kg. Adapun komodo jantan dengan usia yang sama memiliki tubuh yang lebih berat yaitu 100 – 110 Kg dengan panjang bisa mencapai 3,8 m.  Usia komodo rata-rata bisa mencapai 50 – 60 tahun.
Komodo berusia 3 - 4 bulan
Komodo berkembang biak dengan bertelur dengan jumlah hingga 20 sampai 30 butir sekali bertelur. Sebelum bertelur, induk komodo membuat gundukan tanah di bawah pohon dan membuat lubang-lubang yang banyak. Lubang-lubang tersebut dibuat lebih banyak dari telurnya dengan tujuan untuk mengecoh komodo lain agar tidak mudah menemukan telur. Perlu diketahui, komodo adalah binatang yang bersifat kanibal, yaitu bisa memangsa jenisnya sendiri terutama jika ukurannya lebih kecil. Bahkan dari sekian banyak telur tersebut akhirnya sebagian besar dimakan oleh induknya sendiri dan hanya tersisa rata-rata 5 – 7 butir telor hingga nanti menetas.

Komodo kecil adalah binatang pohon
Telur komodo yang dipersiapkan hidup oleh induknya biasanya diletakkan lebih dekat ke batang pohon dengan ditutup tanah lebih renggang dari lubang yang lain. Hal ini dimaksudkan agar ketika telur menetas, komodo kecil bisa segera mengamankan diri dengan memanjat pohon sebelum dimangsa oleh komodo besar. Telur komodo akan menetas setelah 9 bulan sejak bertelur. Komodo kecil hidup bak binatang pohon sampai dengan umur 3 – 4 tahun, setelah itu tidak bisa memanjat pohon lagi.


(Sumber: hasil wawancara dengan petugas Taman Nasional Komodo)

2 komentar:

Si Admin mengatakan...

terimakasih untuk informasinya,
kebetulan saya sedang mencari masukan untuk tema blog saya

Hamdan Inami mengatakan...

OK.. Terima kasih juga atas perhatiannya.. Sukses utk blog-nya..

Ayo berbagi informasi tentang traveling NTT, silahkan kunjungi Jelajah NTT di Facebook

Posting Komentar